Penemuan Bocah 10 Tahun yang Hanyut di Sungai Simpur, Korban Ditemukan Meninggal Dunia

PEMALANG, LensaIndonesia.news – Suasana haru menyelimuti proses evakuasi Akmal (10), bocah asal Desa Mendelem yang dilaporkan hanyut terseret arus sungai sejak sore kemarin. Korban berhasil ditemukan oleh tim gabungan dari Polsek Bantarbolang bersama relawan pada pagi tadi dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

‎Peristiwa tragis ini bermula saat Akmal bersama ibunya, Ny. Santi, hendak pulang dari sawah di wilayah Dusun Planjan, Desa Mendelem, Kecamatan Belik. Untuk sampai ke rumah, mereka harus menyeberangi aliran Sungai Simpur (Glagah).

‎Berdasarkan informasi yang dihimpun, saat itu air sungai memang sedang meningkat akibat hujan. Sang ibu mengira aliran air masih cukup aman untuk diseberangi. Namun, takdir berkata lain. Di tengah sungai, Akmal tiba-tiba tergelincir. Genggaman tangan sang ibu yang semula erat, terlepas karena derasnya terjangan arus banjir yang datang tiba-tiba.

‎”Ibunya sempat histeris berteriak minta tolong saat melihat anaknya terbawa arus, tapi air sangat cepat menenggelamkan korban,” ujar salah satu warga yang berada di lokasi saat pencarian dimulai.

Upaya pencarian sempat terkendala oleh cuaca buruk dan kondisi lapangan yang gelap pada sore hari sebelumnya. Camat Belik beserta BPBD dan BASARNAS pun telah berkoordinasi untuk melanjutkan penyisiran pada hari berikutnya.

Namun, pencarian membuahkan hasil saat jajaran Polsek Bantarbolang dan relawan menyisir aliran sungai hingga ke wilayah Desa Pegiringan, Kecamatan Bantarbolang. Jasad korban ditemukan tersangkut di batang pohon kayu di area Blok Simbang, Desa Pegiringan.

Kapolsek Bantarbolang mengonfirmasi bahwa setelah ditemukan, jasad korban segera dievakuasi ke Puskesmas Bantarbolang untuk dilakukan penanganan medis lebih lanjut sebelum diserahkan ke pihak keluarga.

Korban diketahui bernama Akmal (10), putra dari pasangan Bapak Waidin dan Ibu Santi, warga Dusun Planjan RT 03/12, Desa Mendelem. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *