Revitalisasi Jembatan Simongan Dimulai, Pemkot Semarang Gandeng PT Praba Mas Hill Tingkatkan Kualitas Infrastruktur

SEMARANG – Komitmen Pemerintah Kota Semarang dalam memperkuat infrastruktur terus diwujudkan melalui pembangunan kembali jembatan di kawasan Jalan Simongan. Proyek yang diawali dengan pembongkaran jembatan lama sejak 20 Mei 2026 tersebut dikerjakan melalui kolaborasi antara Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Semarang bersama PT Praba Mas Hill.

Pembangunan ini dilakukan sebagai upaya menghadirkan sarana transportasi yang lebih aman, kokoh, dan mampu menunjang mobilitas masyarakat yang terus meningkat dari waktu ke waktu.Humas PT Praba Mas Hill, Sony, menjelaskan bahwa seluruh tahapan pekerjaan telah melalui proses perencanaan yang panjang dan pembahasan secara menyeluruh dengan jajaran teknis DPUPR Kota Semarang sebelum memasuki tahap pelaksanaan.

Menurutnya, pembangunan jembatan tidak hanya berfokus pada penyelesaian proyek semata, tetapi juga memastikan hasil akhir yang berkualitas serta memenuhi seluruh standar teknis konstruksi yang berlaku.

“Perencanaan proyek ini telah dilakukan sejak lama. Setiap aspek mulai dari desain, struktur bangunan hingga spesifikasi material dibahas secara detail bersama tim teknis agar hasil pembangunan benar-benar sesuai kebutuhan dan memiliki tingkat keamanan yang tinggi,” ujar Sony kepada sejumlah wartawan, Sabtu (30/5/2026).

Ia menambahkan bahwa koordinasi yang intensif antara pihak pelaksana dan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam mewujudkan pembangunan yang efektif dan tepat sasaran.Selain memperhatikan aspek teknis, PT Praba Mas Hill juga mengaku terus membuka ruang komunikasi dengan masyarakat.

Berbagai masukan dari warga maupun pengguna jalan dinilai penting untuk mendukung kelancaran pelaksanaan proyek serta memastikan manfaat pembangunan dapat dirasakan secara maksimal.

“Kami ingin pembangunan ini tidak hanya menghasilkan infrastruktur yang baik, tetapi juga memberikan kenyamanan bagi masyarakat sebagai pengguna utama. Karena itu, setiap aspirasi yang disampaikan selalu kami jadikan bahan evaluasi dan pertimbangan dalam pelaksanaan pekerjaan,” katanya.

Keberadaan jembatan baru nantinya diharapkan mampu meningkatkan kelancaran arus kendaraan, memperkuat konektivitas antarwilayah, sekaligus meminimalisasi berbagai kendala yang selama ini muncul pada konstruksi lama.

Selama proses pengerjaan berlangsung, masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati saat melintas di sekitar lokasi proyek dan mematuhi petunjuk lalu lintas yang telah disiapkan. Langkah tersebut dilakukan demi menjaga keselamatan pengguna jalan sekaligus mendukung kelancaran pembangunan hingga selesai sesuai target yang ditentukan.

( Tim Redaksi )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *