SEMARANG | LENSA INDONESIA NEWS – Pemerintah Kota Semarang melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) terus memperkuat sinergi dengan berbagai elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan, kerukunan umat beragama, serta ketertiban umum sebagai fondasi pembangunan daerah.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui Dialog Interaktif dan Sarasehan bertajuk “Sinergi Aspirasi Antar Stakeholder untuk Evaluasi dan Harmonisasi” yang digelar di Hotel Quest Prime, Jalan Pemuda, Semarang, Selasa (30/6/2026).
Mengusung tema “Penguatan Sinergi Stakeholder dalam Menjaga Stabilitas, Kerukunan Umat Beragama dan Kamtibmas sebagai Fondasi Kota Semarang yang Maju, Berkeadilan Sosial dan Inklusif,” kegiatan ini mempertemukan unsur pemerintah, aparat keamanan, tokoh agama, tokoh masyarakat, akademisi, organisasi kemasyarakatan, serta perwakilan kecamatan di Kota Semarang.
Kepala Bakesbangpol Kota Semarang, Bambang Pramusinto, menegaskan bahwa keamanan dan kerukunan merupakan modal utama bagi keberhasilan pembangunan. Menurutnya, tantangan sosial yang terus berkembang membutuhkan kerja sama seluruh pemangku kepentingan agar dapat diantisipasi sejak dini.
“Melalui forum ini kami ingin membangun kesamaan persepsi, menyerap aspirasi masyarakat, sekaligus menyusun langkah strategis bersama untuk menjaga stabilitas daerah, memperkuat kerukunan umat beragama, dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut sejalan dengan visi pembangunan Kota Semarang Tahun 2025–2029, yaitu mewujudkan Kota Semarang sebagai pusat ekonomi yang maju, berkeadilan sosial, lestari, dan inklusif. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi hanya dapat berlangsung secara berkelanjutan apabila didukung kondisi daerah yang aman, tertib, dan harmonis.
Selain menjadi wadah dialog, forum ini diharapkan menghasilkan rekomendasi nyata dalam memperkuat deteksi dini terhadap potensi konflik sosial, meningkatkan koordinasi lintas sektor, serta mempererat kolaborasi antarinstansi dan masyarakat.
Bambang juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga semangat toleransi, memperkuat persatuan, serta bijak dalam menyikapi berbagai informasi yang beredar di tengah kehidupan bermasyarakat.
Kegiatan tersebut turut menghadirkan narasumber dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM). Pemerintah Kota Semarang berharap sinergi yang terus terjalin dapat menciptakan suasana yang aman, damai, dan kondusif sehingga pembangunan daerah mampu memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat.
Redaksi Lensa Indonesia


