LENSAINDONESIA.NEWS | PURBALINGGA, 1 Mei 2026 – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 menjadi momentum refleksi bagi dunia kerja di tengah derasnya arus transformasi digital. Direktur Utama PT Digital Indo Group, Rasmono, SH, menegaskan bahwa kesiapan sumber daya manusia (SDM) menjadi faktor penentu dalam menghadapi perubahan tersebut.
Disampaikannya dalam kegiatan bersama mitra kerja di Purbalingga, Jawa Tengah, Rasmono menilai perkembangan teknologi, termasuk otomatisasi dan kecerdasan buatan, telah mengubah pola kerja di berbagai sektor. Kondisi ini, menurutnya, menuntut tenaga kerja untuk terus beradaptasi agar tetap relevan.
“Perubahan tidak bisa dihindari. Yang terpenting adalah bagaimana kita mempersiapkan diri agar tidak tertinggal,” ujarnya.
Peningkatan Kompetensi Jadi KunciRasmono menekankan bahwa peningkatan keterampilan melalui pelatihan dan pendidikan menjadi langkah strategis dalam menjawab tantangan zaman. Program upskilling dan reskilling dinilai penting untuk membuka peluang kerja baru, khususnya di sektor berbasis digital.Ia juga mengingatkan bahwa penguasaan teknologi tidak hanya menjadi kebutuhan di kota besar, tetapi juga harus menjangkau daerah.
“Tenaga kerja di daerah memiliki potensi besar. Dengan akses dan pelatihan yang tepat, mereka mampu bersaing,” katanya.
Apresiasi terhadap Peran PekerjaDalam momentum May Day, Rasmono turut menyampaikan penghargaan kepada para pekerja yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian. Ia menilai kontribusi tenaga kerja, baik di sektor formal maupun informal, memiliki peran vital dalam menjaga stabilitas ekonomi.
“Pekerja adalah fondasi utama. Tanpa mereka, roda ekonomi tidak akan berjalan,” tegasnya.
Pentingnya Perlindungan di Era DigitalSelain peningkatan kompetensi, Rasmono juga menyoroti perlunya perlindungan hukum yang adaptif terhadap perubahan pola kerja. Ia menilai pekerja di sektor digital dan ekonomi berbasis platform perlu mendapatkan jaminan sosial serta kepastian hukum yang jelas.
“Transformasi harus diiringi perlindungan agar tidak menimbulkan kesenjangan baru,” ujarnya.
Dorongan KolaborasiRasmono mengajak seluruh pihak, mulai dari pemerintah, dunia usaha, hingga masyarakat, untuk memperkuat kolaborasi dalam membangun ekosistem ketenagakerjaan yang adaptif dan inklusif.
Menurutnya, sinergi yang kuat akan mempercepat proses transformasi sekaligus menciptakan peluang yang lebih luas bagi tenaga kerja di daerah.
“Kalau semua bergerak bersama, perubahan ini bisa menjadi peluang besar, bukan ancaman,” pungkasnya.
Tentang PT Digital Indo Group
PT Digital Indo Group merupakan perusahaan yang bergerak di bidang teknologi digital yang fokus pada pengembangan solusi inovatif, transformasi bisnis, serta penguatan infrastruktur teknologi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia.



